Indonesiaberdaulat.com, Labuan Bajo – Dalam dua pekan terakhir, pemeriksaan keimigrasian di Bandara Komodo menunjukkan lonjakan signifikan. Sejak 3 hingga 14 September 2024, tercatat ada enam kali penerbangan internasional yang masuk melalui bandara ini.
Peningkatan tersebut mencerminkan meningkatnya arus wisatawan yang datang ke Nusa Tenggara Timur, dengan Labuan Bajo sebagai salah satu pintu gerbang utama.
Jaya Mahendra, Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari langkah rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan imigrasi dan menjaga keamanan.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap warga negara asing (WNA) mematuhi semua aturan yang berlaku. Petugas imigrasi tidak hanya memeriksa dokumen perjalanan seperti paspor dan visa, tetapi juga memastikan bahwa wisatawan memiliki rencana perjalanan yang jelas serta tidak melanggar ketentuan visa. Kami juga memverifikasi keaslian dokumen dan memastikan tidak ada penyalahgunaan visa,” ujar Jaya Mahendra.
Frendy Nugraha, Kepala Subseksi Lalu Lintas Keimigrasian, menambahkan bahwa sejauh ini, Kantor Imigrasi Labuan Bajo telah menerima 965 penumpang dari Malaysia, dengan sebagian besar wisatawan datang untuk berlibur di Labuan Bajo.
“Kami mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan dari Kuala Lumpur, menunjukkan bahwa Labuan Bajo semakin diminati oleh wisatawan Malaysia. Lonjakan ini berdampak positif pada sektor pariwisata lokal seperti hotel, restoran, dan agen perjalanan,” jelas Frendy Nugraha.
Dengan peningkatan ini, Kantor Imigrasi Labuan Bajo mengingatkan semua pihak untuk tetap mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku demi menjaga kelancaran proses keimigrasian dan mencegah pelanggaran yang mungkin terjadi. Upaya ini juga dilakukan untuk mempertahankan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi para wisatawan. (rls)













