Indonesiaberdaulat.com — Jakarta, 3 April 2024 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Mudik Ke Indonesia (Mukidi) pemudik yang berasal luar negeri mulai memadati kantor imigrasi di berbagai titik masuk Indonesia.
Kantor imigrasi di Entikong, Batam, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi pusat pelayanan yang ramai oleh pemudik yang pulang ke Indonesia.
Di perbatasan darat Indonesia-Malaysia, khususnya di kantor imigrasi Entikong, terjadi lonjakan pemudik yang memasuki Indonesia.
Ronald Mubarak Fitrih, Kasubsi Lantas Imigrasi Entikong, mengungkapkan bahwa sejak 1 Maret hingga 1 April 2024, telah tercatat sebanyak 19.170 WNI memasuki Indonesia melalui jalur darat ini.
“Mereka mayoritas berasal dari wilayah Kuching, Miri, dan Bintulu di Malaysia,” kata Ronald, dikutip Rabu (3/4/2024).
Para pemudik tersebut menggunakan berbagai moda transportasi, seperti bus, travel, dan kendaraan pribadi, untuk memasuki Indonesia.
Setibanya di Indonesia, mereka akan melakukan transit di Kalimantan Barat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman mereka.
Di sisi lain, kantor imigrasi Batam juga melaporkan lonjakan pemudik. Jannete Subandi, staf Humas Imigrasi Batam, menyebutkan bahwa hingga bulan Maret 2024, telah tercatat sebanyak 217.767 WNI maupun WNA memasuki Indonesia melalui pelabuhan ini.
Sedangkan sebanyak 217.577 penumpang telah tercatat meninggalkan Indonesia melalui Batam, Kepulauan Riau.
Tidak ketinggalan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga menjadi titik masuk yang ramai. Riki Rachman Permana, staf Humas Imigrasi Soekarno-Hatta, mengungkapkan bahwa sejak 1 Maret – 1 April 2024, terdapat 446.301 WNI yang telah memasuki Indonesia melalui bandara ini.
Sementara itu, 442.233 WNI telah tercatat keluar dari Indonesia melalui Soekarno-Hatta.
Terdapat juga sejumlah WNA yang memanfaatkan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) dan KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) untuk keluar masuk Indonesia.
“Pada bulan Maret 2024, tercatat sebanyak 19.239 pemegang KITAS dan 5.648 pemegang KITAP yang melakukan pemeriksaan di kantor imigrasi Soekarno-Hatta,” kata dia.
Meskipun terjadi lonjakan pemudik yang signifikan, jajaran imigrasi tetap mampu melayani masyarakat dengan cepat dan maksimal demi kelancaran proses masuk dan keluar Indonesia.
Diharapkan, dengan adanya pelayanan yang optimal ini, proses kepulangan pemudik luar negeri dapat berjalan lancar dan aman.













