Indonesiaberdaulat.com – Perjalanan masuk akademi militer (Akmil), gara-gara diajak temannya, kenang Mayjen TNI Arkamelvi Karmani mengisahkan awal masuk menjadi tentara 37 tahun lalu (1986).
Kini, seiring berjalannya waktu, suami dari Putri Arkamelvi Karmani, ketika lulus Akmil 1989, sudah bertugas 34 tahun.
Diawali, sebagai Danyonif 713/Satya Tama, kemudian pernah menjadi Dandim, Asops Kasdam, Dirlat Kodiklat TNI, Kaskogartap I/Jakarta (2023) dan saat ini menjabat Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Wassus dan LH (2023–sekarang) dengan pangkat Mayor Jenderal TNI, yang tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1286/XI/2023 tanggal 9 November 2023.
Jabatan dimiliter tersebut, ditunjang dengan pendidikan militer, selain lulus Akmil, Seskoad serta Sesko TNI.
Alumni SMAN 3 Jakarta tahun 1986 ini, pergaulannya luas, tak ada sekat-sekat dalam pertemanannya.
Terbukti Persatuan Wartawan Reaksi Cepat yang dikomandani Kornelius Wau menjadi temannya. Tentu dalam batas-bata kinerja, professional dan saling menunjang satu sama lain.
Bahkan, Kornelius Wau mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat satu bintang kepada Mayjen Arkamelvi yang diucapkannya secara langsung di ruang kerja Mayjen Arkamelvi Karmani, Jakarta, Jumat (10/11/2023).
Bahkan yang patut dicatat dalam kiprah Mayjen Arkamelvi adalah tak lepas dari berbagai upacara kenegaraan dan bersejarah.
Ya, saat menjadi Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) I Jakarta, Brigjen TNI Arkamelvi, Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 di Monas, renungan suci di TMP Kalibata dini hari 17 Agustus 2023, Perwira Upacara pada peringatan nasional, penaikan dan penurunan Bendera Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78 , tanggal 17 Agustus 2023 di Istana Negara, Hari Kesaktian Pancasila 1 Okt 2023 di Lubang buaya dan HUT TNI 5 Oktober 2O23 di Monas, dan Hari Pahlawan 10 November 2023.
Hari-hari bersejarah tersebut, dihadiri langsung Presiden Jokowi. Sehingga, Mayjen Arkamelvi bersama anak buahnya harus benar-benar mempersiapkan acara dengan baik dan benar.
Yang jelas dan pasti, pangkat yang dipundaknya menjadi Jenderal bintang dua (2), selain tanggung jawabnya semakin besar juga tak membuatnya merasa paling, tetapi semua itu karena anugerah dan kemurahan Tuhan, serta dorongan dan semangat dari sang istri.













