Hukum  

Hanya dalam dua hari 44 WNA bermasalah berhasil ditangkap oleh Imigrasi Soekarno-Hatta

Indonesia Berdaulat
Hanya dalam dua hari 44 WNA bermasalah berhasil ditangkap oleh Imigrasi Soekarno-hatta

Indonesiaberdaulat.com — Tangerang, Sebanyak 44 Warga Negara Asing (WNA) berhasil terjaring dalam Operasi Jagratara Tahap II yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. (26/08)

Operasi tersebut digelar pada 21-22 Agustus 2024 di sejumlah rumah toko dan apartemen di Wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari total 44 WNA yang diperiksa, sebanyak 34 orang diamankan ke Kantor Imigrasi, sementara 10 lainnya diberlakukan Serah Terima Papor (STP) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pada Operasi Jagratara kali ini petugas melakukan pemeriksaan terhadap 35 WNN Nigeria, 8 WN Pakistan, dan 1 WN Tiongkok.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 23 WNA tidak dapat menunjukkan paspor, 8 WNA telah overstay lebih dari 60 hari, dan 2 WNA diduga menyalahgunakan izin tinggal.

Operasi Jagratara, adalah operasi rutin dalam rangka pengawasan orang asing yang dilakukan secara serentak pada seluruh wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Imigrasi di Indonesia, dengan kendali pusat.

Selain itu, 11 WNA lainnya diketahui tinggal di alamat yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Sanksi yang akan dijatuhkan berupa pendetensian, deportasi, hingga dimasukkan dalam daftar tangkal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Subki Miuldi menyebutkan, Operasi Jagratara kali ini berlangsung cukup dramatis.

Saat operasi dilakukan, target operasi sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri dari petugas. Bahkan, terdapat WNA yang nekat melompat dari unit apartemen sehingga mengalami cedera.

Namun demikian, operasi dapat diselesaikan dengan baik dan membuahkan hasil yang memuaskan.

Subki menegaskan bila jajarannya selalu memonitor keberadaan Warga Negara Asing di seluruh wilayah kerjanya yakni Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kalideres, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Jajarannya juga menjalin komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan terkait WNA yang melanggar aturan keimigrasian, hingga aktivitas WNA yang berisiko mengganggu keamanan.

“Imigrasi Soekarno-Hatta tidak pernah berdiam diri, terbukti sejak Januari-Agustus 2024 kami berhasil memberlakukan Tindakan Administratiíf Keimigrasian (TAK) kepada 150

“Selain itu kami juga berhasil memejahijaukan 10 WNA yang terbukti melakukan Tindak Pidana Keimigrasian. Masyarakat tidak perlu khawatir. Imigrasi siap memberikan perlindungan 24 jam, tujuh hari dalam seminggu”, pungkas Subki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777